Nasihat-Nasihat Ringkas - Artikel Mufti - Cahaya Hayati

28 Nov 2012

Nasihat-Nasihat Ringkas - Artikel Mufti

Dah nak berhabuk dah blog Cahaya Hayati.. 

 walaupun tak ber 'update' tapi still blog walking (membaca blog orang lain terutama yang femes cam PD, Hanis Zalikha, mat gebu, Ben.. )

 ini berkesempatan untuk membaca artikel dari mufti Perlis ( muhasabah diri sebenarnya plus tambah ilmu...). la tahzan!
 sila baca artikel mufti ni... aku suruh baca sebab aku sayang korang semua (ada ke?).
sharing is caring, caring is sharing!


Artikel Mufti: Nasihat-Nasihat Ringkas

Khamis, 09 Februari 2012 16:06  

maksa Informasi - Artikel Pilihan   

Oleh : Dr Juanda Jaya ( Mufti Perlis)


1. “Apabila tubuh seseorang menggigil kerana takut kepada Allah, maka berguguranlah dosa-dosanya sebagaimana dedaunan berguguran dari pohon.”(Hadits)

2. “Janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri.” (Al-Hasyr: 19)

3. “Barangsiapa suka berjumpa Allah, maka Allah suka berjumpa dengannya. Barangsiapa tidak suka berjumpa Allah, maka Allah tidak suka berjumpa dengannya.” (Hadits)

4. ”Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk menundukkan hati mereka mengingati Allah.” (Al-Hadiid: 16)

5. ”Satu tanda taubat kamu diterima Allah adalah kamu melihat dirimu terpelihara dari segala maksiat.” (Kata-kata Ulama)

6. ”Barangsiapa menghidupkan sunnahku sama ertinya mencintaiku, barangsiapa mencintaiku di hari kiamat kelak akan bersamaku di syurga.” (Hadits)

7. ”Berzikirlah kamu kepada Allah sebanyak-banyaknya dan bertasbihlah kamu kepada-Nya pagi dan petang.” (Al-Ahzab: 41-42)

8. ”Tanda-tanda munafik ada tiga, kalau berkata ia berdusta, kalau berjanji tidak menepati, kalau diamanat ia khianat.” (Hadits)

9. ”Sungguh beruntunglah orang mukmin. Iaitu orang-orang yang sembahyangnya dikerjakan dengan penuh khusyuk.” (Al-Mukmin: 1-2)

10. ”Dua rakaat yang dikerjakan dengan penuh khusyuk jauh lebih baik berbanding ibadah semalaman sementara hatinya melupakan Allah.” (Ibnu Abbas)

11. ”Kamu semua adalah umat yang terbaik dilahirkan untuk manusia kerana kamu menyuruh yang makruf dan mencegah dari yang munkar.” (Al-Imran: 110)

12. ”Sebaik-baik kamu adalah yang bermanfaat bagi orang lain dan seburuk-buruk kamu adalah orang yang membahayakan orang lain.” (Hadits)

13. ”Dan tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan takwa janganlah kamu tolong menolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan.” (Al-Maidah: 2)

14. ”Diantara jalan-jalan masuk syaithan dalam diri manusia adalah: marah, syahwat, rakus, cinta perhiasan, dengki dan berburuk sangka.” (Imam Al-Ghazali)

15. ”Berkasih sayanglah kamu kepada makhluk yang dibumi, nescaya kamu akan dikasihi makhluk yang di langit (malaikat).” (Hadits)

16. ”Tidak ada perhitungan bagi sembahyang seseorang kecuali pada bahagian yang dikerjakannya dengan khusyuk.” (Hadits)

17. ”Janganlah kamu saling mengumpat. Apakah kamu suka memakan bangkai saudaranya? Tentunya kamu tidak suka.” (Al-Hujurat: 62)

18. ”Dan bertakwalah kepada Allah, yang dengan nama-Nya kamu meminta dan peliharalah hubungan silaturrahim.” (Al-Nisa: 1)

19. ”Tidak masuk syurga orang yang memutuskan hubungan silarurrahim.” (Hadits)

20. ”Berkata nabi Daud as: Pokok ketakwaan itu ada tiga: tawakkal, redha dan sabar.”

21. Seorang wanita mengadu tentang kekerasan hatinya kepada Aisyah RA, lalu beliau berkata: ”Siapa yang banyak mengingati mati akan lembut hatinya.”

22. ”Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri daripada menyembah-Ku mereka masuk neraka dalam keadaan hina.” (Al-Mukminun: 60)

23. ”Janganlah membiasakan anak-anakmu dengan kesenangan yang akan menggemukkan nafsunya.” (Imam Al-Ghazali)

24. ”Anak-anak itu dilahirkan dalam keadaan suci, maka ibu bapanyalah yang mencorakkannya menjadi Yahudi, Majusi atau Nasrani.” (Hadits Bukhari Muslim)

25. ”Sebaik-baik orang di kalangan kamu ialah orang yang baik akhlaknya.” (Hadits Bukhari Muslim)

26. ”Tidak ada pemberian yang sebaiknya daripada seorang ayah kepada anaknya, melainkan adab yang baik.” (Hadits Tirmidzi)

27. ”Dan perkataan yang baik itu juga adalah sedekah.” (Hadits Bukhari)

28. ”Jangan memperkecil sesuatupun dari perbuatan kebaikan, walaupun sekadar menyambut kawan dengan muka yang manis.” (Hadits Muslim)

29. ”Tidak masuk syurga siapa yang ada di hatinya seberat biji sawi dari sifat sombong.” (Hadits Muslim)

30. ”Siapa yang tidak berterima kasih kepada manusia sesungguhnya ia tidak berterima kasih kepada Allah.” (Hadits Al-Tirmidzi)

31. ”Bukanlah dari golongan kami siapa yang tidak menghormati orang tua dan tidak mengasihi anak kecil.” (Hadits Ahmad)

32. ”Sesungguhnya Allah suka kepada lembut belas kasihan dalam semua perkara.” (Hadits Bukhari)

33. ”Dan katakanlah wahai Muhammad kepada hamba-hamba-Ku supaya mereka berkata dengan kata-kata yang paling elok.” (AL-Israa: 53)

34. ”Demi masa, sesungguhnya manusia itu rugi, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal salih.” (Al-’Ashr: 1-3)

35. ”Orang mukmin tidak disengat dalam satu lubang dua kali.” (Hadits Bukhari)

36. ”Berilah kepada kaum keluarga haknya, kepada fakir miskin dan ibnu sabil dan janganlah kamu membazir.” (Hadits Ahmad)

37. ”Dan jika kamu memberikan pinjaman kepada Allah, sebagai pinjaman yang baik, nescaya Allah akan melipat gandakan balasannya kepada kamu.” (Al-Taghabun: 17)

38. ”Dan juga orang-orang yang membelanjakan hartanyadengan menunjuk-nunjuk kepada manusia (riya’) dan mereka tidak pula beriman kepada Allah.” (Al-Nisa: 38)

39. ”Sesungguhnya setiap perbuatan itu (pahalanya) bergantung kepada niatnya.” (Hadits Bukhari)

40. ”Dan sempurnakanlah perjanjian dengan Allah dan dengan manusia, sesungguhnya perjanjian itu akan ditanya.” (Al-Israa: 34)

41. ”Wahai orang-orang beriman! Janganlah kamu memakan riba’ dengan berlipat-lipat ganda dan hendaklah kamu bertakwa kepada Allah supaya kamu berjaya.” (Ali-Imran: 130)

42. ”Dan janganlah kamu mengurangi hak-hak orang ramai dan janganlah kamu bermaharajalela melakukan kerosakan di bumi.” (Al-Syuara: 183)

43. ”Sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang yang selalu melakukan khianat lagi sentiasa berdosa.” (Al-Nisa: 107)

44. ”Rasulullah telah melaknat orang yang memberi rasuah dan orang yang menerima rasuah dalam memerintah.” (Hadits al-Tirmizi)

45. ”Hindarilah doa orang yang terkena zalim, maka sesungguhnya tidak ada diantara doanya dan Allah sebarang benda yang mendindingnya.” (Hadits Tirmidzi)

46. ”Sesungguhnya Allah itu indah dan suka keindahan. Sesungguhnya takabbur itu menolak kebenaran dan menghina orang lain.” (Hadits Muslim)

47. Hasan al-Basri mengatakan: ”Setiap sembahyang yang tidak hadir khusyuk di dalamnya lebih hampir kepada siksa.”

48. ”Janganlah memperbanyak percakapan kecuali berzikir kepada Allah, kerana sesungguhnya banyak bercakap menjadikan hati seseorang keras.” (Hadits Tirmizi)

49. ”Dua nikmat yang selalu dipersiakan manusia, nikmat sihat dan nikmat kelapangan masa.” (Hadits Bukhari)

50. ”Perbanyaklah olehmu mengingati sesuatu yang memutuskan segala kelazatan iaitu mati.” (Hadits Tirmidzi)

51. ”Apabila mati seorang manusia maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara, sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang salih yang mendoakannya.” (Hadits Muslim)

52. ”Orang mukmin yang sempurna imannya ialah yang paling berakhlak dan lemah lembut kepada isterinya.” (Hadits Tirmidzi)

53. ”Wanita yang salihah ialah yang taat kepada suami, menjaga kehormatan pada waktu ketiadaannya sebagaimana Allah telah memelohara dirinya.” (Al-Nisa: 34)

54. ”Wanita itu dinikahi kerana empat perkara, hartanya, keturunannya, kecantikannya dan agamanya. Pilihlah yang beragama supaya kamu beruntung.” (Hadits Bukhari Muslim)

55. ”Wahai manusia bertaubatlah kepada Allah dan beristighfarlah sesungguhnya aku bertaubat seratus kali setiap hari.” (Hadits Muslim)

56. ”Sembahyang lima waktu, dari Jumaat ke Jumaat, Ramadhan ke Ramadhan menjadi penebus dosa antara keduanya jika ditinggalkan dosa-dosa besar.” (Hadits Muslim)

57. ”Sesungguhnya pasti dikembalikan hak itu pada yang berhak, hingga kambing yang tidak bertanduk diberi hak membalas pada kambing yang bertanduk.” (Hadits Muslim)

58. ”Seorang muslim ialah yang dapat selamat sekalian manusia dari gangguan lidah dan tangannya.” (Hadits Bukhari Muslim)

59. ”Tiada sempurna iman seseorang daripada kamu sehingga ia kasih kepada saudaranya sesama muslim seperti ia mengasihi dirinya sendiri.” (Bukhari Muslim)

60. ”Aku dan orang yang menjaga anak yatim dengan baik, disyurga bagaikan dekatnya jari telunjuk dengan jari tengah.” (Hadits Bukhari)

61. Sa’ad bin Abi Waqqash berasa seolah-olah dirinya lebih utama dari bawahannya, lalu Rasulullah saw bersabda: ”Tiadalah kamu mencapai kemenangan dan rezeki kecuali kerana bantuan orang-orang bawahan kamu.” (Hadits Bukhari Muslim)

62. ”Apabila seseorang memberi nafkah isteri dengan mengharapkan pahala, maka tercatat pahala sedekah untuknya.” (Hadits Bukhari Muslim)

63. ”Ajarkanlah anakmu bersembahyang ketika berumur tujuh tahun dan pukullah jika meninggalkan sembahyang pada usia sepuluh tahun.”(Hadits Abu Daud dan Tirmidzi)

64. ”Demi Allah tidak beriman, tidak beriman, tidak beriman. Siapakah ya Rasulullah? Jawab baginda ialah orang yang tidak aman jirannya dari gangguannya.” (Hadits Bukhari Muslim)

65. ”Apakah amal perbuatan yang lebih disukai oleh Allah? Jawab Rasulullah saw: berbakti kepada ibu bapa. Kemudian apalagi? Jawabnya: ”Jihad fisabilillah.” (Hadits Bukhari Muslim)

66. ”Barangsiapa suka dilapangkan rezekinya, dan ditunda ajalnya hendaklah ia menyambungkan silaturrahim.” (Hadits Bukhari Muslim)

67. ”Dosa-dosa besar ialah: menyekutukan Allah, derhaka kepada kedua orang tua, membunuh manusia dan sumpah palsu.” (Hadits Bukhari)

68. ”Barangsiapa yang menziarahi orang sakit atau menziarahi saudaranya kerana Allah maka dipanggil ia dengan seruan: ”Selamat engkau, selamat perjalananmu dan selamat menjadi penghuni syurga.” (Hadits Tirmidzi)

69. ”Seseorang akan bersama dengan orang yang dikasihinya (di akhirat).” (Hadits Bukhari Muslim)

70. ”Takutlah kamu dengan api neraka walaupun dengan sedekah separuh dari biji kurma.” (Hadits Bukhari Muslim)

71. ”Sesungguhnya sifat malu itu cabang iman.” (Hadits Bukhari Muslim)

72. (Al-Shaaf: 3-4)

73. (Al-Nahl: 125)

74. Aisyah RA berkata: ”Belum pernah saya melihat Rasulullah tertawa gelak sehingga terlihat langit-langit mulutnya, tetapi beliau selalu tersenyum.” (Hadits Bukhari Muslim)

75. ”Tiga jenis doa yang tidak diragukan pasti dimakbulkan, doa orang yang teraniaya, doa orang yang bermusafir dan doa ayah terhadap anaknya.” (Hadits Abu Daud, Tirmidzi)

76. ”Sebaik-baik kamu adalah orang yang mempelajari al-Quran dan mengajarkannya.” (Hadits Bukhari)

77. ”Orang yang mahir al-Quran bersama para malaikat yang mulia, orang yang gagap (kesusahan) tidak lancar membacanya mendapat pahala dua kali ganda.” (Hadits Bukhari Muslim)

78. ”Sesungguhnya seseorang yang di dalam hatinya tidak ada al-Quran bagaikan rumah buruk yang kosong.” (Hadits Tirmidzi)

79. ”Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah baginya pahala sepuluh kali ganda.” (Hadits Tirmidzi)

80. ”Rasulullah SAW bersabda tentang Qulhuwallahu Ahad, sesungguhnya ia menyamai sepertiga dari al-Quran.” (Hadits Muslim)

81. ”Barangsiapa yang berwudhu dengan sempurna maka keluarlah semua dosa-dosanya dari badannya hingga keluar dari bawah kukunya.” (Hadits Muslim)

82. ”Barangsiapa yang berwudhu dengan sempurna kemudian membaca doa wudhu, pasti dibukakan untuknya 8 pintu syurga yang ia boleh memilihnya.” (Hadits Muslim)

83. ”Tidak akan ditolak doa antara azan dan iqamat.” (Hadits Abu Daud, Tirmidzi)

84. ”Barangsiapa yang meninggalkan sembahyang Asar maka telah gugur semua amalannya.” (Hadits Bukhari)

85. ”Barangsiapa yang pergi ke masjid pada pagi atau petang hari maka Allah menyediakan untuknya hidangan disyurga setiap pagi dan petang.” (hadits Bukhari Muslim)

86. ”Barangsiapa yang bersuci di rumahnya kemudian berjalan ke masjid untuk sembahyang fardhu maka semua langkahnya di hitung, satu untuk menghapus dosa dan satu untuk menaikkan derajat.” (Hadits Muslim)

87. ”Sesungguhnya batas yang memisahkan seseorang dengan kufur hanya sembahyang, maka sesiapa yang meninggalkan sembahyang bererti telah kafir.” (Hadits Muslim)

88. ”Tidaklah seorang mukmin sembahyang sunnat kerana Allah pada setiap hari 12 rakaat melainkan Allah akan membangunkan untuknya sebuah rumah di syurga.” (Hadits Muslim)

89. ”Dua rakaat sembahyang sunnat sebelum subuh lebih baik dari dunia dan seisinya.” (Hadits Muslim)

90. ”Rasulullah SAW sembahyang sunnat sebelum zohor empat rakaat, baginda bersabda: Sesungguhnya ini saat terbuka pintu langit dan aku suka bila naik amal kebaikanku.” (Hadits Tirmidzi)

91. ”Abu Hurairah berkata: Kekasihku Rasulullah SAW berwasiat kepadaku, berpuasa tiga hari setiap bulan, dua rakaat sembahyang dhuha dan witir sebelum tidur.” (Hadits Bukhari Muslim)

92. ”Barangsiapa yang bangun sembahyang pada malam ramadhan kerana iman dan harapkan keredhaan Allah, nescaya diampunkan dosanya yang telah lalu.” (Bukhari Muslim)

93. (Al-Bayyinah: 5)

94. ”Tidaklah seseorang yang berpuasa sehari saja kerana Allah melainkan Allah menjauhkan wajahnya dari neraka sejauh tujuh puluh tahun.” (Hadits Bukhari Muslim)

95. ”Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kerana iman dan mengharapkan pahala dari Allah, diampunkan dosanya yang telah lalu.” (Hadits Bukhari Muslim)

96. ”Apabila tiba bulan Ramadhan, dibuka pintu-pintu syurga, ditutup pintu-pintu neraka dan dibelenggu semua syaitan.” (Hadits Bukhari Muslim)

97. ”Bersahurlah kamu kerana sahur itu membawa berkat.” (Hadits Bukhari Muslim)

98. ”Sentiasa manusia itu dalam kebaikan selama mereka bersegera berbuka.” (Hadits Bukhari Muslim)

99. ”Jika kamu sedang berpuasa jangan berkata keji, jangan marah dan jika ada orang memaki dan melawan katakanlah: Sesungguhnya aku ini berpuasa.” (Hadits Bukhari Muslim)

100. ””Barangsiapa yang tidak meninggalkan kata-kata dusta dan menipu

Tiada ulasan:

Catat Ulasan